jump to navigation

Rincian Kasus FPI–Repost…PENTING!! Juni 7, 2008

Posted by rTieH in HeadLine..., Negaraku...Indonesiaku....
Tags: , , , ,
trackback

TULISAN INI BUKAN SAYA YANG MENULIS, TAPI SAYA DAPAT DARI SUATU SUMBER…SAYA REPOST DI SINI DENGAN TUJUAN UNTUK MENAMBAH INFORMASI SAJA, BUKAN UNTUK MEMPROVOKASI…

dari Yahoo!Answer :
bismillahi rahman ni rahim.
izinkan saya menyampaikan keterangan mengenai kejadian monas.
saya mendapatkan tulisan ini dari thread yg terdapat pada website kaskus.
mohon maaf jika tidak berkenan.
Untuk menyakinkan tulisan ini, saya perlu memperkenalkan diri dulu,nama Saya adalah Nong Darol Mahmada, saya salah seorang aktivis Jaringan Islam Liberal dan saya aktif di JIL sejak berdirinya JIL. Dalam kesempatan sekarang izinkan saya memberikan kesaksian kepada kawan-kawan sebangsa dan setanah air melalui milis ini kejadian sebenarnya dibalik kejadian yang terjadi di Monas pada tanggal 1 Juni yang lalu.
Perlu kawan-kawan ketahui bersama bahwa aksi ini merupakan aksi yang telah di skenariokan oleh pihak pemerintah untuk mengalihkan isu BBM yang sedang marak ditengah masyarakat. Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Beryakinan (AKK BB) hanya dijadikan kedok saja untuk mencegah agar ajaran Ahmadiyah tidak dibubarkan. Setelah presiden SBY menaikan harga BBM, kalangan kontributor JIL Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib, Rizal Mallarangeng, Denny JA, Nasaruddin Umar melakukan pertemuan secara diam-diam di kediaman SBY di Cikeas, Bogor. Hal ini mereka bisa akses langsung kedalam berkat orang dalam yaitu Andi Malarangeng yang notabene kakak kandung dari Rizal Mallarangeng.

Dalam pertemuan ini membahas isu yang berkembang di tengah masyarakat mengenai aksi demo-demo yang dilakukan adek-adek mahasiswa. Lalu SBY selaku presiden dan kepala pemerintah meminta kalangan JIL mengalihkan isu yang sedang berkembang di masyarakat dengan isu lain. Rizal M, yang merupakan pemuda JIL yang cerdas memberikan usul bagaimana isu kenaikan BBM yang sekarang ini diupayakan diganti dengan isu membubarkan Front Pembela Islam (FPI) dengan mengangkat isu pembubaran ajaran Ahmadiyah. Karena selama ini JIL selalu mendapatkan perlakuan keras dari FPI.

Lalu setelah mendapatkan ‘restu’ dari presiden Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib dan Rizal Mallarangeng datang ke markas JIL di Jl. Utan Kayu No. 68 H Utan Kayu. Di Kedai Tempo mereka membahas bagaimana membuat skenario agar anggota FPI bisa melakukan tindakan anarkis dan perusakan yang membuat masyarakat tidak simpati lagi dengan FPI. Lalu setelah melakukan diskusi selama 3 jam, ketiga kontributor JIL itu akhirnya berhasil membuat skenario yang bagus, dengan memanfaatkan momentum kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni, mereka akan membuat semacam aksi simpatik (damai) dalam kebebasan beragama dan berkeyakinan. Aksi ini dilakukan di Monas, yang mana para peserta yang hadir sudah disetting sedemikian rupa agar anggota FPI turut datang dan membubarkan asyik tersebut. Mereka sangat paham betul, bahwa massa FPI sangat mudah sekali untuk dipancing agar melakukan kekerasan dan pengerusakan.

Setelah membuat skenario tersebut lalu Goenawan Mohammad, menghubungi SBY melalui ponselnya, setelah mendengar penjelasan dari Goenawan Mohammad secara terperinci, akhirnya presiden menyetujui aksi tersebut dan akan mentrasferkan dananya sebesar 10 miliard rupiah untuk melancarkan aksi tersebut.

Malam sebelum kejadian, beberapa pentolan JIL berkumpul di markas JIL, termasuk saya sendiri. Waktu itu yang hadir sangat ramai sekali dan sedang membahas persiapan untuk aksi besok pagi. Dari beberapa kawan-kawan yang diberikan tugas juga sudah selesai menjalankan tugasnya seperti mengundang kalangan pers media cetak dan media elektronik untuk hadir di acara tersebut. Orang-orang Ahmadiyah pun bersedia mengerahkan beberapa massanya untuk menghadiri aksi damai besok. Begitu juga dengan FPI, sudah dikontak melalui SMS membuat isu kalau besok jamaah Ahmadiyah, akan menggelar aksi damai di silang damai. Saya tidak tahu bagaimana persiapan dari FPI untuk merespon isue tersebut, tetapi nyatanya besok pagi ketika aksi damai itu sedang berlangsung dengan membawa nama AKKBB FPI datang dengan belasan truk dan ratusan anggotanya melakukan pemukulan kepada anggota aksi tersebut. Yang akhirnya terjadi aksi kekerasan tersebut. Hal ini yang diketahui dikalangan anggota FPI adalah aksi tersebut adalah aksi yang dilakukan umat Ahmadiyah sehingga secara kasar dan memaksa membubarkan aksi tersebut. Dari pemaparan dalam tulisan saya disini harus kawan-kawan milis ketahui bahwa,

1. Bahwa aksi kekerasan yang terjadi di Monas itu merupakan suatu skenario yang dilakukan pemerintah dan pihak JIL untuk mengalihkan isu BBM.

2. Aksi yang terjadi di Monas itu, JIL ingin FPI dibubarkan karena selama ini FPI merupakan yang menjadi sandungan kalau JIL melakukan aksi.

3. Dari jamaah Ahmadiyah dengan aksi ini, diharapkan mendapatkan simpati dari masyarakat Indonesia agar organisasi ini tidak jadi dibubarkan.

4. Kalangan petinggi JIL telah sekian kalinya, mendapatkan keuntungan untuk memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada.

Demikian tulisan ini saya buat dengan sebenarnya, karena hal ini yang membuat saya selalu merasa bersalah dan berdosa telah bersama-sama dengan kawan-kawan JIL melakukan pemutaran balikan fakta. Saya harap kawan-kawan setanah air dan sebangsa mau menyebarkan email kekawan-kawan sekalian. Terima kasih.

Salam

Nong Darol Mahmada

nong@isai.or. id

SAYA TIDAK MENJAMIN KEBENARAN DARI REPOST INI…
WALLAHUALAM…
XXXOOO

Komentar»

1. fendhy - Juni 7, 2008

Gak ngerti saya kalo masalah licik-licikan politik,yg penting saya hidup dengan jalan saya sendiri.
Tapi tetap saja saya tidak setuju dengan tindak kekerasan yg dilakukan oleh kelompok manapun.

2. rtieh - Juni 9, 2008

perhatian bwt yg baca miLis ini…

saiiah dapet miLis ini dari orang Lain…

saiiah juga ngerepost miLis ini tanpa maksud apa”…

hanya sekadar informasi, yg kebenaranny bLom pasti…

MAAF, BUKAN UNTUK MEMPROVOKASI….

xxxooo

3. sunny - Juni 10, 2008

wahh artikel yang mengerikan, tapi apa benar itu artikel. kalau benar emang jahat dong pemerintah dengan segala kekuasaannya meresahkan masyarakat hingga yang pro gusdur ikut akan menghabiskan dan membantai FPI. ngeri boss…. kira2 postingan ini udah ketahuan pemerintah belum ya……… !
gimana kalau saya ambil dan saya paste ke blog aku, kira2 bahaya gak ya…………?

4. SSATRIA - Juni 19, 2008

aku g tahu tentag semua itu tapi emang dari dlu FPI itu selalu meg hakimi sendiri tentang semua hal kataya memerangi kemaksiatan tapi bukanya saling membunuh atau main hakm sendiri toh sebenarya agama g mengajarkan seperti itu pada kita ini negara hukum bukan negaraya para pereman klo mau gtu aja semuaorang juga bisa knapa kita g hidup d hutan aja menjadi binatang g usah jadi manusia aja krena klo manusia pya pikiran kl hewan g pya pikiran y kan yang hya bidsa di adi domba sama orang lain

5. Fajri - Oktober 24, 2008

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Terima kasih atas infonya.
Saya adalah Hamba Allah aktivis FPI Bekasi,
Saya akan mencari tahu lagi kebenarannya..

Semoga Info Anda Bermanfaat Bagi Umat…
Saya Meyakinkan, hal yang dilakukan oleh JIL adalah salah dan melenceng dari ajaran islam

6. Maulana - Desember 5, 2008

Ternyata dugaan saya tidak melenceng/tepat,walau saya hampir2 dikatakan tak pernah baca2 media2 berbau politik,tapi kasus monas tak lebih kejahatan politik yg dilegalkan,tentang siapa2 yg terlibat saya baru tahu skrng (klw info itu shahih/benar adanya),FPI cuma bidak yg dikorbankan,karena SBY sudah kalang kabut (kehabisan akal) oleh ulah para mahasiswa,itulah politik.mediapun tak lepas dari unsur2 kebusukan politik, secara tak sadar bahkan mungkin sadar mereka telah memprovokasi publik untuk menghasut organisasi tertentu dgn menayangkan sikap anarkhis yg berulang2 demi memperoleh rating atau mungkin adanya konspirasi/misi2 tertentu didalamnya?tanpa mau melihat apa dan bagaimana? Atau Siapa dan mengapa? Adanya tindakan anarkhis tsb,akhirnya timbul persefsi yg amat antagois organisasi tsb baik yg muslim,bahkan menimbulkan ketakutan2 terhadap Islam,karena menganggap selalu anarkhis,jika saja semua pihak berpijak pada kebenaran tentunya tak akan ada hal anarkhis sprti itu.